Friday, 12 October 2018

Ketahui Siklus Masa Subur Untuk Merencanakan Kehamilan


Ketahui Siklus Masa Subur Untuk Merencanakan Kehamilan


Memiliki anak merupakan salah satu tujuan utama untuk pasangan yang menikah, sehingga kita memiliki generasi penerus. Namun kenyataannya tidak semua pasangan yang menikah memiliki jalan yang mulus dalam memenuhi keinginan untuk memiliki anak. Ada yang dengan mudah mendapatkannya tapi ada juga yang perlu berbagai usaha untuk dapat memiliki anak.

Jujur saja di dua tahun pernikahan saya dan suami tidak terlalu ngoyo ingin punya anak sendiri karena saya sadar punya masalah di rahim saya yang sering mengalami penebalan dinding rahim sehingga menstruasi saya suka terganggu dan gak normal siklusnya. 

Buat saya pribadi memiliki anak tidak harus anak kandung karena saya dan suami juga sama-sama menyukai anak-anak sehingga bila ada anak kecil disekitaran tempat tinggal kami sudah dianggap seperti anak sendiri. Tapi kalau melihat anak perempuan lucu tetep sih direlung hati terdalam pengen banget punya anak sendiri.




Alhamdulillah pada hari Sabtu lalu (06/10/2018) bertempat di resto Ocha Bella, Hotel Morrisey – Jakarta, saya bersama rekan blogger lainnya mendapatkan kesempatan untuk menghadiri acara “Sensitif Journey with Ovutest, Sebuah Perjalanan Menuju Kehamilan” kerjasama antara Sensitif dan tabloid Bintang Indonesia. Turut hadir para narasumber antara lain dr. Huthia Andriyana,SpOG (Spesialis Obstetri dan Ginekologi), Anita Winata (Product Manager Sensitif PT. Danpac Pharma) dan juga selebriti Chacha Frederica.


Siklus Masa Subur

Mendengarkan sharing dan diskusi bersama ibu dokter cantik ini sangat menyenangkan informasinya lugas dan menarik sekali. Ternyata untuk mengalami kehamilan itu banyak persiapannya dan tidak semudah yang saya kira. Sebagai orang awam saya hanya berpikir dengan melakukan hubungan intim bersama pasangan bisa dengan mudah mengalami kehamilan.



Dokter Huthia menjelaskan bagaimana merencanakan kehamilan dengan baik bagi para pasangan yang ingin melakukan program kehamilan. Tentang kapan waktu yang tepat untuk melakukan hubungan intim bersama pasangan, dan juga beberapa sebab untuk kita berpotensi bisa hamil dan juga berapa besar potensi kita untuk bisa hamil. Semua diulas oleh dokter yang biasa disapa Thia.

Bagaimana sih terjadinya pembuahan?

Siklus terjadinya pembuahan melalui vagina, serviks, dinding rahim, saluran telur, dan indung telur. Setiap perempuan dalam satu bulan sekali akan mengeluarkan sel telur dari indung telur yang ditangkap oleh saluran telur. Jika berhubungan intim pada masa subur sperma akan naik ke rahim dalam bentuk embrio, dalam waktu 5 sampai dengan 7 hari baru menempel di rahim.




Masa subur (ovulasi) ditandai oleh kenaikan Luteinizing Hormone (LH) secara signifikan sesaat sebelum terjadinya ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium). Kenaikan LH akan mendorong sel telur keluar dari ovarium menuju tuba falopi. 

Didalam tuba falopii ini bisa terjadi pembuahan oleh sperma. Masa-masa inilah yang disebut masa subur, yaitu bila sel telur ada dan siap untuk dibuahi. Sel telur berada dalam tuba falopi selama kurang lebih 3-4 hari namun hanya sampai umur 2 hari masa yang paling baik untuk dibuahi, setelah itu mati.

Pola makan yang baik juga ikut berperan untuk mempersiapkan kehamilan. Banyak mengkonsumsi makanan bernutrisi sangat baik bagi pasangan suami istri. Ada baiknya nutrisi yg baik minimal dikonsumsi 3 bulan sebelum program kehamilan diterapkan.


Siklus Menstruasi

Menstruasi atau haid adalah pelepasan dinding rahim (endometrium) yang disertai dengan pendarahan dan terjadi secara berulang setiap bulan kecuali pada saat kehamilan. Menstruasi yang berulang setiap bulan tersebut akhirnya membentuk siklus menstruasi. Siklus menstruasi berkisar antara 21 - 40 hari, dan hanya sekitar 10-15% wanita memiliki siklus 28 hari. 



Siklus menstruasi dipengaruhi oleh serangkaian hormon yang diproduksi oleh tubuh (yaitu Luteinizing Hormon, Follicle Stimulating Hormone dan estrogen). Selain itu siklus juga dipengaruhi oleh kondisi psikis setiap perempuan sehingga siklusnya bisa maju dan mundur.

Siklus haid pada stiap perempuan berbeda-beda, untuk siklus haid normal biasanya 25 – 35 hari setiap bulannya maka 90% akan terjadi ovulasi. Jika haidnya tidak teratur maka tidak akan ada ovulasi atau masa subur. Masa subur biasanya 14 hari sebelum hari haid berikutnya.

Siklus menstruasi yang normal pada setiap perempuan terjadi dalam satu bulan sekali. Pada haid hari pertama, banyak hormon yang mempengaruhi antara lain hormon FSH atau LH, estrogen hingga progesteron. Pada haid hari kedua, sel telur yang ada di indung telur akan berkembang satu demi satu sampai masa subur.  Pada saat masa subur hanya satu sel telur aja yang berkembang dari polekul telur.

Puncak pelepasan dari hormon menyebabkan sel telur akan keluar atau pecah dari cangkangnya yang akan terjadi hanya di masa subur atau ovulasi. Jika berhubungan intim maka akan terjadi kehamilan, dan jika tidak berhubungan intim maka sel telur akan mati dengan sendirinya karena hanya bertahan selama 24 jam.  Cangkang akan mengeluarkan hormon-hormon yang bisa menebalkan dinding rahim, dalam masa 14 hari akan luruh dengan sendirinya ketika haid terjadi.




Apa sih Ovulasi?

Ovulasi atau masa subur adalah masa terjadinya pelepasan sel telur yang matang dari cangkangnya yang siap untuk dibuahi, biasanya terjadi sekitar hari ke-14 pada siklus haid dan terjadi satu kali dalam satu bulan bila siklus haid normal. Kondisi ini pada setiap perempuan akan berbeda setiap bulannya.


Apa saja sih ciri-ciri atau tanda mendekati masa subur, biar gak bingung nih saya kasih bocorannya ya antara lain:
  • Ada perubahan Suhu tubuh basal atau suhu tubuh akan naik
  • Adanya sekresi lendir leher rahim (serviks), flek yang agak banyak seperti keputihan
  • Terjadinya nyeri perut pada bagian bawah atau terjadi perubahan pada payudara seperti nyeri.

Chacha Frederica sharing tentang pengalamannya menanti kehamilan dengan cara rajin memperhatikan siklus haid kita untuk mengetahui masa subur. Bahkan Chacha bercerita bahwa ada baiknya bagi perempuan ketika ingin menikah dengan melakukan cek siklus haidnya selama satu tahun terakhir, agar kita bisa mengetahui masa subur kita. Duh saya gak sempat terpikirkan seperti itu, bahkan kadang suka lupa catet siklus haid sebelumnya hehe...



Chacha juga berbagi tips  untuk membiasakan memberikan pujian pada pasangan akan membuat nyaman suami dan itu bisa berpengaruh dengan kondisi psikis, hormon dan mood-nya. Wah saya mesti saya praktekkan nih karena saya dan suami bukan tipe yang romantis, malah hobbynya suka becandaan saling mencela gitu bukan yang serius. Bolehlah dipraktekkan tipsnya.



Saat ini menurut Anita Winata, banyak pasangan yang menikah tapi belum juga bisa hamil. Salah satu penyebabnya bisa jadi karena kurangnya pengetahuan tentang masa subur. Untuk itulah Sensitif mengeluarkan Ovutes untuk memudahkan para perempuan untuk mengetahui masa suburnya. Sensitif Ovutest bisa dilakukan dengan dua cara yaitu melalui air seni dan air liur.



Sensitif Ovutest ada 4 macam, antara lain :

Ovutest Strip

Sensitif Ovutes Strip akan bereaksi (berubah warna atau memunculkan tanda) bila kenaikan LH sudah terjadi. Ovutes Strip sebenarnya mendeteksi bahwa kita akan berovulasi 24 - 48 jam berikutnya. Dan jika digunakan secara benar, uji kesuburan yang dilakukan dengan Ovutes Strip dapat dipercaya keakuratannya hingga 99.9%. Lakukan pengujian dengan menggunakan urin antara jam 10.00 sampai dengan jam 20.00

Cara menggunakannya, pegang strip Ovutes Strip pada bagian yang berwarna hijau, celupkan strip pada bagian yang berwarna putih hingga batas tulisan "MAX" selama +/- 3-5 detik. Angkat dan letakkan pada bidang datar. Tunggu 1-5 menit hingga hasil muncul. Baca hasil segera setelah tes dilakukan.




Ovutest Scope

Sensitif Ovutest Scope ini bentuknya cantik seperti lipstick, merupakan alat bantu pembuahan yang aman, alami, praktis, dan ekonomis. Dianjurkan bagi pasangan yang menginginkan alternatif yang ekonomis untuk memantau kesuburan. Sensitif Ovutest Scope merupakan monitor ovulasi pertama di Indonesia dengan menggunakan air liur. Jadi, lebih ekonomis dan higienis. Memiliki keakuratan 98% dan juga dapat digunakan berulang kali.

Cara penggunaannya buka kemasan dari ovutest, lalu mengambil air liur dibawah lidah dan oleskan diatas tempat yang terlihat seperti kaca cembung setelah itu lihat hasilnya secara langsung di dalam bulatan tersebut dengan cara meneropongnya.

Waktu yang tepat untuk menggunakan Sensitif Ovutest Scope adalah pada pagi hari sebelum menggosok gigi, makan, atau minum. Faktor tertentu seperti makanan, alkohol atau merokok dapat memberikan pengaruh negatif terhadap analisis saliva. disarankan agar tidak makan atau minum apa pun sebelum melakukan pengujian.

Ada tips dan sharing menarik nih dari dokter Huthia Andriyana untuk pasangan yang ingin menentukan jenis kelamin anak. Jika ingin memiliki anak laki-laki lakukan hubungan ketika sudah dekat waktunya dengan pelepasan sel telur (ovulasi) atau saat masa subur. Dengan begitu maka sperma laki-laki yang lebih cepat akan membuahi sel telur lebih cepat dibandingkan sperma perempuan.
Jika dicek menggunakan Sensitif Ovutest Scope, akan tampak pola-pola seperti daun pakis tampak dominan di seluruh spesimen. 

Sedangkan jika menginginkan anak perempuan, sebaiknya melakukan hubungan seksual adalah 2 - 4 hari sebelum terjadinya ovulasi atau sebelum masa subur, dengan tujuan agar hanya sperma perempuan yang berusia lebih panjang yang nanti akan membuah sel telur.
Jika dicek menggunakan Sensitif Ovutest Scope, akan tampak pola-pola kecil seperti daun-daun pakis yang mulai muncul di antara titik-titik dan garis. 
Walaupun jenis kelamin anak adalah hak prerogatif Allah SWT, tidak ada salahnya berusaha ya.


Ovutest Digital

Sensitif Digital merupakan satu-satunya alat test kehamilan yang memberikan hasil pasti dan akurat yaitu dengan menampilkan tulisan "YES" - Hamil atau "NO" - Tidak Hamil. Sensitif Digital sangat sensitif sehingga bisa digunakan 5 hari sebelum telat haid. Praktis dan nyaman dipegang karena berbentuk stik dan ada tutup di bagian ujung testnya sehingga dapat disimpan secara higienis. 



Hasilnya 99,9% akurat. Keren banget nih dan wajib dicoba terutama untuk yang masih bingung seperti saya jadi sudah langsung ketahuan deh hasilnya


Ovutest 7 Days Plan

Sensitif Ovutest 7 Days Plan dilengkapi dengan 7 strip uji masa subur. Mulai gunakan Ovutest Strip 3 hari sebelum, saat dan sesudah tanggal perkiraan masa subur sesuai perhitungan kalender. Kemudian pada akhir siklus haid, gunakan alat tes kehamilan Sensitif Compact yang telah tersedia. Paket Ovutest 7 Days Plan ini sangat cocok untuk pasangan yang ingin segera hamil secara natural.

Lengkap banget ya produk dari Sensitif, tinggal pilih deh yang sesuai keinginan dan kebutuhan. Sensitif Ovutest benar benar alat perencana kehamilan yang tepat bukan hanya untuk para pasangan yang baru menikah saja, tapi pastinya bisa juga digunakan oleh pasangan suami istri yang ingin merencanakan menambah keturunan.

Dapat ilmu dan tips menarik dari acara Sensitif ini jadi memicu semangat dan keinginan saya untuk mempunyai anak kandung sendiri. Saya mau donk sharing kalian untuk berbagi pengalaman serunya dari yang membahagiakan sampai yang mengharu biru ketika menuju kehamilan, kali aja bisa jadi inspirasi saya.




Setelah selesai break makan siang acara dilanjutkan dengan membuat craft bunga tulip bersama Craft Studio, diperlukan ketelitian dan kesabaran ketika membuat craft kerajinan seperti ini. Para peserta juga terlihat sangat antusias mengerjakannya.

Ditunggu ya komen dan sharingnya. Yukk ahh yang belum berhasil hamil kita coba lagi, jangan ada kata menyerah hehe..




8 comments:

  1. Akupun nggak pernah nyatetin siklus haid, lupa teruuus.. hihi. Ternyata pencatatan siklus haid bisa memudahkan kita menentukan masa subur yaaaa.. Eh tapi skrg udah ada sensitif ovutest sih, jadi makin mudah menentukan kapan masa subur kita yaaaa.. hihi

    ReplyDelete
  2. Belum pernah cobain dan emanng gak terlalu peka ngurusin beginian nih Mbak, duh.

    ReplyDelete
  3. Hwaa ternyata bisa dicek ya mba
    Ku baru tahu nih

    Thanks lot yaaa
    --bukanbocahbiasa(dot)com

    ReplyDelete
  4. Semangat ya ria smoga cepet dpt momongan

    ReplyDelete
  5. Di apotik ada gak sih mbak? Pengen coba nih..selama ini ngitung masa subur pakai kalender doang gitu

    ReplyDelete
  6. Jadi sebelum melakukan hubungan intim, coba dulu cek masa subur ya. Biar sekali tusuk langsung tokcer

    ReplyDelete
  7. mba, aku juga mendambakan anak perempuan. sehat-sehat terus ya mba :)

    ReplyDelete
  8. Aku setuju kak, anak itu anugrah dari Allah. Makasih sharing lengkapnya kak. Awalnya aku pikir alat alat itu hanya untuk merencanakan kehamilan aja, tapi ternyata juga bisa untuk menunda ya kak

    ReplyDelete

Mohon jangan berkomentar SPAM, terimakasih.