Saturday 29 October 2022

Mencegah dan Mengendalikan Risiko Infeksi yang Ditularkan Melalui Udara dengan UV-C Air Disinfection

 

UV-C Air Disinfection


Mempunyai pengalaman buruk kehilangan orang terdekat karena wabah virus Covid-19, membuat saya jadi lebih aware menjaga kesehatan. Pengalaman sering bolak balik ke rumah sakit juga membuat saya agak sedikit parno takut akan risiko untuk terpapar infeksi. Banyaknya komponen di lingkungan rumah sakit yang berpotensi langsung atas risiko terhadap HAIs (Healthcare Associated Infections) atau resiko terpapar infeksi di fasilitas pelayanan kesehatan.

 

Healthcare Associated Infections (HAIs) telah menimbulkan kekhawatiran di seluruh dunia. Dalam studi yang dilakukan oleh WHO, frekuensi infeksi nosokomial tertinggi dilaporkan dari rumah sakit-rumah sakit di wilayah Mediterania Timur (11,8%) diikuti oleh Asia Tenggara termasuk Indonesia sebesar 10%. Infeksi-infeksi ini paling sering disebabkan oleh bakteri, virus, dan mikroorganisme yang diperoleh dari kunjungan ke fasilitas pelayanan kesehatan, atau ketika pasien dirawat di rumah sakit, yang terjadi dalam waktu 48 jam setelah terpapar. Upaya pencegahan dan pengendalian HAIs telah dilakukan sebagai bagian dari protokol kesehatan dan standar operasional prosedur di rumah sakit sebagai penyedia layanan kesehatan yang beroperasi.

 

Walaupun kini penderita Covid-19 sudah berkurang bukan berarti kita sudah terbebas dari virus covid, pandemi belum berlalu. Sebelum ada wabah COVID-19, ada beberapa penyakit yang ditularkan melalui transmisi udara seperti TBC, Campak, Cacar, Influenza, SARS, dan MERS. Indonesia masih menjadi salah satu negara penyumbang TBC terbesar di dunia.

 

UV-C Air Disinfection
foto: dokpri


Penularannya  melalui airborne atau droplet. Biasanya droplet keluar bila seseorang batuk atau bersin. Gak lama kemudian, droplet jatuh ke permukaan. Airborne lebih kecil ukurannya dari droplet yaitu kurang dari 5mikron. Namun karena ukurannya yang sangat kecil justru airbone ini mampu membuat virus terus melayang di udara.


Pentingnya saat batuk atau bersin sebaiknya menutup mulut menggunakan siku bagian dalam atau menutup mulut menggunakan tissue dan langsung buang ke tempat sampah tissuenya, dan jangan lupa untuk mencuci tangan menggunakan sabun di air yang mengalir.

 

Ternyata ya pengaruh virus pada kesehatan kita tidak bisa dianggap sepele, misalnya seperti flu yang mudah sekali menular jika kondisi tubuh kita sedang tidak fit. Ternyata peting banget loh kita menjaga kebersihan rumah, harus rajin juga untuk membuka jendela rumah agar sirkulasi udara bisa lancar. Jangan lupa juga untuk berjemur di matahari pagi, agar asupan vitamin D tercukupi.

 

Berikut beberapa pencegahan individual, antara lain:

  • Hindari kontak erat dengan pasien yang menunjukkan gejala
  • Isolasi mandiri
  • Gunakan masker
  • Melakukan etiket batuk
  • Mencuci tangan dengan sabun dengan air yang mengalir
  • Hindari menyentuh wajah sebelum mencuci tangan
  • Lakukan vaksinasi.

 

 

Pentingnya Menggunakan UV-C Air Disinfection dari Signify

 

Untuk mendapatkan kualitas udara yang baik perlu adanya sirkulasi udara, terutama di ruang tertutup atau ruang yang tidak memiliki ventilasi udara yang memadai, seperti di gedung- gedung tinggi seperti rumah sakit. Saat ini, banyak rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan dibangun mirip dengan gedung perkantoran bertingkat tinggi yang tertutup, serta mengandalkan system sirkulasi udara dan pendingin udara sehingga dibutuhkan ventilasi yang tepat agar udara dapat bersirkulasi dengan baik untuk mengurangi transmisi virus dan bakteri.

 

UV-C Air Disinfection
foto: dok.Signify


Kualitas udara yang kita hirup setiap hari memainkan peranan penting dalam kesehatan kita. Banyak yang tidak menyangka bahwa udara dapat membawa virus, bakteri, dan mikroorganisme lainnya karena tidak terlihat oleh mata.

 

Signify sebagai perusahaan yang sudah berpengalaman dalam teknologi UV-C, menghadirkan metode efektif untuk mengurangi penyebaran penyakit melalui udara, seperti penyakit Covid-19, influenza, TBC, dan lainnya. Solusi UV-C Air Disinfection dilengkapi dengan perlindungan tambahan yang memungkinkan orang untuk melanjutkan aktivitas mereka saat perangkat bekerja,” kata Dedy Bagus Pramono - Country Leader Signify Indonesia.

 

Pada Selasa (25/10/2022), Signify Indonesia mengadakan forum diskusi dengan tema “UV-C Air Disinfection: Mencegah dan Mengendalikan Risiko Infeksi yang Ditularkan Melalui Transmisi Udara di Lingkungan Fasilitas Pelayanan Kesehatan”. Yang diadakan di The Terrace, Jakarta.

 

UV-C Air Disinfection
foto:dokpri


Pada forum tersebut menghadirkan beberapa narasumber antara lain Wibawa Jati Kusuma (Chief Commercial Operation Signify Indonesia), dr. Cahyarini, Sp.MK (K) (Perwakilan PERDALIN Pusat/Indonesian Society of Infection Control (INASIC), dr. Jaka Pradipta, Sp.P (Dokter Spesialis Paru) dan Meisya Siregar (Public Figure).

 

Sinar UV-C sudah terbukti sebagai metode desinfeksi yang dapat digunakan untuk mencegah dan mengendalikan penyebaran penyakit dengan mendesinfeksi udara, air, dan permukaan. Pada panjang gelombang 254 nanometer, sinar UV-C dapat memecah DNA atau RNA mikroorganisme termasuk virus dan bakteri.

 

Penelitian terbaru oleh Innovative Bioanalysis telah membuktikan efektivitas luminer Philips UV-C desinfeksi upper air yang dipasang di dinding. Penelitian tersebut mengungkapkan bahwa perangkat tersebut menonaktifkan 99,99% virus SARS-CoV-2 di udara ruangan dalam waktu 10 menit, sementara pada menit ke 20, virus berada di bawah tingkat yang dapat dideteksi.

 

Rangkaian seri UV-C Disinfection Upper Air Signify terdiri dari :

  1. Philips UV-C Disinfection Upper Air, untuk pemasangan di plafon
  2. Philips UV-C Disinfection Upper Air yang dipasang di dinding.

 

UV-C Air Disinfection
foto:dok. Signify



Luminer dipasang pada ketinggian minimal 2,3 meter, dikombinasikan dengan pelindung dan optik, memastikan orang dapat terus bekerja di bagian bawah ruangan sementara perangkat mendesinfeksi udara di ruangan.

 

Philips UV-C Disinfection Air Unit dirancang untuk desinfeksi udara dengan desain portable di lantai yang dapat mendesinfeksi hingga 90% mikroorganisme dalam ruangan seluas 80m2 hanya dalam waktu 2 jam, dan memiliki cakupan sirkulasi 28m3. Di bagian dalam, lampu UV-C secara efektif menonaktifkan virus, bakteri, dan mikroorganisme, yang dilengkapi dengan material pelindung untuk mengunci sinar UV-C di dalam perangkat.

 

UV-C Air Disinfection
foto: dok. Signify



Dengan desain yang modern, kuat, dan minimalis menghasilkan sinar UV-C yang terkontrol dengan baik karena terbuat dari bahan plastik anti-UV. Perangkat beroda ini memiliki tinggi 79 cm dan diameter 36 cm, sehingga mudah untuk dipindahkan. Dapat digunakan dalam berbagai aplikasi, seperti di fasilitas pelayanan kesehatan, kantor, toko ritel, sekolah, hingga kamar hotel, juga dapat digunakan saat orang berada di sekitarnya tanpa terganggu.

 

Philips UV-C Air Disinfection Cleaner membuat desinfeksi udara di rumah menjadi jauh lebih mudah. Hanya dengan mencolokkan dan menyalakan, perangkat akan beroperasi. Pembersih udara desinfeksi ini dilengkapi dengan lampu UV-C di dalam perangkat, yang mendesinfeksi udara di dalam ruangan dalam beberapa jam.

 

Perangkat ini dirancang aman digunakan di sekitar orang, hewan peliharaan, dan tumbuhan. Dengan desain praktis, portabel, dan stylish sehingga UV-C Disinfection Air Cleaner ini cocok untuk semua jenis ruangan. Perangkat juga dilengkapi dengan fungsi pengatur waktu yang secara otomatis mematikan perangkat setelah waktu yang ditentukan berlalu.

 

Mode senyap pada Philips UV-C Disinfection Air Cleaner dipastikan tidak menganggu saat kita beraktivitas maupun saat tidur. Signify telah menjadi yang terdepan dalam teknologi UV selama lebih dari 40 tahun dan memiliki rekam jejak yang terbukti dalam mengembangkan solusi desinfeksi UV-C yang inovatif.

 

Pencahayaan UV-C Signify dirancang dengan tepat, diproduksi menggunakan proses industri yang terkontrol, dan dipastikan aman saat digunakan dan efektif. Seluruh produk Philips UV-C juga sudah mendapatkan sertifikasi bebas ozon dan bebas kebocoran sinar UV-C, serta mengikuti standar keselamatan IEC 60335.

No comments:

Post a Comment

Mohon jangan berkomentar SPAM, terimakasih.