Sunday, 20 August 2017

Philips Lighting: Program Kampung Terang Bersama Philips Untuk Desa Terpencil


Philips Lighting: Program Kampung Terang Bersama Philips Untuk Desa Terpencil


Gelap!
Apa jadinya bila malam hari suasana gelap gulita, buat penghuni kota besar semacam di Jakarta, mati lampu sesaat saja sudah mampu membuat perekonomian terhambat, karena semua aktifitas kita tergantung pada aliran listrik. Banyak hal yang bisa ditimbulkan bila lampu listrik padam, mulai dari berkurangnya aktifitas kerja kita karena semua fasilitas kerja tidak berfungsi, cuaca panas bahkan bisa berimbas keberbagai sektor. Lalu bagaimana kalau hal itu terjadi setiap hari, itulah yang banyak dialami warga masyarakat pedalaman dimana fasilitas listrik belum mampu mereka nikmati, karena kurangnya fasilitas dan medan jalan yang sulit dijangkau. Ditengah maraknya berita tentang subsidi listrik ternyata masih banyak juga masyarakat yang belum bisa menikmati listrik.




Philpis Lighting melalui program CSR, akan menerangi kurang lebih 25 desa di Sumatera Utara, Bali Timur, Kalimantan Tengah dan Maluku. Saudara kita disana akan segera menikmat manfaat pencahayaan, untuk mendukung aktifitas mereka di malam hari. Philips Lighting akan memperluas instalasi pencahayaan LED tenaga surya. Kurang lebih 25 desa yang belum dialiri listrik di seluruh Indonesia, akan tersentuh program “Kampung Terang Hemat Energi (KTHE)."






Program “Kampung Terang Hemat Energi”, menyediakan penerangan untuk rumah dan fasilitas umum seperti Puskesmas, sekolah dan jalan umum di beberapa desa di wilayah Sumatera Utara, Bali Timur, Kalimantan Tengah dan Maluku. Akan ada 2.886 titik lampu baru, artinya hampir sepuluh kali lebih banyak dari jumlah titik lampu yang diciptakan semula di Sulawesi Selatan.




Philips dengan bangga  dan konsisten bersama programnya  untuk memberikan penerangan di desa-desa. Melalui program dengan judul “Kampung Terang Hemat Energi”, sekitar 25 desa akan memperoleh penerangan untuk Sumatera, Bali Timur, Kalimantan Tengah, serta Maluku.  Ada sekitar 2.889 titik lampu baru yang akan dipasang, meliputi penerangan rumah dan fasum seperti puskesmas, sekolah, serta jalan umum. Hal ini jauh lebih besar dari yang pernah dilakukan Philips di Sulawesi Selatan.



Seperti disampaikan bapak Rami Hajjar, Country Philips Lighting Indonesia, “Kami senang dapat menolong lebih banyak masyarakat dengan menjembatani kesenjangan pencahayaan antara kota dan wilayah pedesaan melalui program “Kampung Terang Hemat Energi”.

Tahun 2017 ini, program itu diawali dengan menjangkau enam desa yang ada di Sumatera Utara. Philips mendedikasikan dirinya untuk kepentingan khalayak ramai di bidang pencahayaan. Ya, selama lebih dari 125 tahun Philips mengutamakan pelanggannya sebagai pusat inovasi.




Selain itu Philips juga ikut serta dalam meningkatkan kehidupan masyarakat, di kota maupun desa. Hadirnya Philips di tengah-tengah masyarakat Indonesia memberikan kesediaan pencahayaan  dengan memanfaatkan tenaga surya. Indonesia yang berlatar tropis, memberikan keuntungan tersendiri dengan tenaga surya tersebut. Daya yang dihasilkan dari LED tenaga matahari Philips itu punya konsumsi rendah dan sangat mudah dipasang.

Bapak Rami Hajjar mengatakan, bahwa pencahayaan yang mereka usung menggunakan tenaga matahari yang disimpan di siang hari. Bila malam menjelang, sistem tersebut secara efisien mengeluarkan  tenaga listrik untuk menyimpan bohlam LED daya rendah. Hal ini sangat untuk digunakan di dalam juga luar rumah. Bukti nyata Philips itu tadi melalui Program “Kampung Terang Hemat Energi”.



Ternyata, Philips bareng-bareng dengan LSM Kopernik yang konsen di teknologi memberdayakan penduduk desa terpencil sejak 2015, sudah menghasilkan 300 titik lampu baru untuk 11.800 penduduk Sulsel. Ya, di tahun itu juga, secara umum Philips bersuara untuk mengakhiri miskin cahaya dalam Tahun Cahaya International PBB  (UN’s International Year of Light – IYOL).



Ya, siapa lagi yang peduli dengan keberadaan cahaya yang ada di dunia ini kalau bukan kita sendiri, terutama untuk penduduk Indonesia yang jauh dari jangkauan cahaya, Dukungan kita untuk program “Kampung Terang Hemat Energi” akan sangat berarti tak hanya untuk Philips, tapi juga untuk kita semua.

No comments:

Post a comment

Mohon jangan berkomentar SPAM, terimakasih.