Friday, 20 March 2015

D.I.A.

Dia pelipur lara hidupku
Dia sahabat dalam hidupku
Dia curahan kasih sayangku
Dia tambatan hati diriku.

Bila nanti kau bertemu dengan pujaan hatiku tak heran bila kau akan simpati
Sederhana penampilan tapi sangat berkesan
Tak dapat dengan kata kulukiskan.



Bila tak jumpa seminggu hampa rasa hatiku
Terasa sepi ditengah keramaian
Rindu gaya cerita dengan sendau guraunya
Terlukiskan kedamaian dalam hatinya.

Oh ijinkanlah dia untuk menemani selama hidupku...

Sayang dia yang dimaksud sudah tidak bersemayam dalam hidupku, entah pergi kemana, menguap bersama hembusan angin malam yang tak tentu rimbanya.
Adakah dia yang lain yang akan mengisi relung hati yang kosong, yang bisa membawaku ke surga dunia dan akherat.
Tidak perlu kesempurnaan untuk menyempurnakan hidupku.

Edisi mau bikin novel romance berantai, harus bisa sedikit romantis, walau hidup lagi jauh dari kesan romantisme hehe..


Ria@buchari

No comments:

Post a comment

Mohon jangan berkomentar SPAM, terimakasih.