Friday, 18 March 2016

KENALI GEJALA KANKER SERVIKS SEJAK DINI



KENALI GEJALA KANKER SERVIKS SEJAK DINI

Talkshow tentang kesehatan selalu menarik buat saya, begitu dapat info mengenai acara talkshow tentang penyakit kanker serviks dari BRID saya antusias segera mendaftar. Sabtu (12/3/2016) bertempat di mall FX Sudirman tepatnya di lantai F5 tepatnya di area Brawijaya Clinic diadakan talkshow kesehatan bertema tentang “Love Your Body without Cervical Cancer” dengan pembicara dr. Mohammad Haekal , SpOG dokter spesialis Obsgyn di Brawijaya Clinic.

Kanker merupakan momok yang sangat menakutkan, terutama bagi wanita. Apa sih kanker itu sendiri, kanker adalah tumor ganas yang dapat menyebar ke organ-organ lain dan menyebabkan kematian. Jenis penyakit kanker yang paling berbahaya di Indonesia adalah kanker serviks dan kanker payudara. Penyakit kanker yang akan dibahas kali ini adalah mengenai penyakit kanker serviks.





APA ITU KANKER SERVIKS?

Kanker serviks adalah kanker pada serviks (leher rahim) yaitu area bawah pada rahim yang menghubungkan rahim dan vagina. Setiap wanita yang aktif secara seksual memiliki resiko terkena kanker serviks. Penyakit ini adalah penyakit mematikan nomor satu di Indonesia, setiap hari di Indonesia ada 40 wanita yang terdiagnosa menderita kanker serviks, dan 20 wanita meninggal karena kanker serviks. Di dunia lebih dari 700 wanita meninggal setiap hari karena kanker serviks, 80% kasus dan kematian terjadi di negara berkembang. 

Penyakit kanker serviks atau kanker leher rahim bukan penyakit keturunan atau penyakit kutukan, penyakit kanker serviks ini bersifat sangat ganas. Di Indonesia penyebab keganasan kanker serviks didukung oleh sejumlah faktor.


APA PENYEBAB KANKER SERVIKS?

Kanker serviks atau disebut juga kanker leher rahim adalah kanker yang disebabkan oleh Human Papilloma  Virus (HPV).  Virus ini umum ada dimana-mana, ada 100 tipe HPV. Ada 30 tipe HPV yang menginfeksi daerah kelamin, beberapa tipe tersebut bisa berbahaya bahkan menyebabkan kematian.

Ada 4 tipe HPV yang biasanya menginfeksi manusia yaitu HPV 6, 11, 16 dan 18. HPV 6 dan 11 adalah penyebab penyakit kanker leher rahim atau kanker serviks, sedangkan HPV 16 dan 18 adalah penyebab penyakit kutil di kelamin atau di vagina yang biasa disebut jengger ayam dan penyakit ini menular. HPV 16 dan 18, 70%-nya bisa menyebabkan kanker serviks juga.

Bagaimana cara penularannya, contohnya bila seorang istri kena virus HPV lalu berhubungan dengan suaminya, suaminya pun bisa kena. Bila suaminya selingkuh dengan wanita lain, wanita selingkuhannya juga bisa kena begitu juga sebaliknya. Makanya jangan berganti-ganti pasangan.

Pernah mendengar tentang manusia akar dari Bandung yang bernama Dede Koswara, yang badannya banyak ditumbuhi kutil, itu juga penyebabnya adalah virus HPV.

Penyakit kanker serviks ini bisa menyerang laki-laki juga bukan hanya wanita saja. Biasanya penularannya bisa melalui segala aktifitas yang memungkinkan adanya kontak seksual dan hubungan seksual dengan orang yang terinfeksi (bukan hanya melalui hubungan seksual).

Apa bedanya kontak seksual dengan hubungan seksual, tentu saja berbeda. Kontak seksual bisa melalui tangan, mulut dan sebagainya. Kalau hubungan seksual adalah masuknya penis ke vagina (senggama). Maaf ya kalau membahas masalah penyakit  kanker serviks ini agak blak-blakan yang memang harus jelas biar kita bisa lebih aware dalam menjaga kesehatan kita, begitu ujar dokter Haekal :-)





Bagaimana bila terinfeksi HPV?

Pada wanita berusia 50 tahun, 8 - 10 wanita bisa terkena kanker serviks atau kanker leher rahim. Bila terinfeksi 80% akan dibersihkan dengan system immune (kekebalan) tubuh, dan 20% berkemungkinan menjadi infeksi persisten (menetap) atau yang beresiko menjadi kanker serviks. Kebanyakan pria dan wanita yang telah berhubungan intim beresiko terinfeksi HPV. Lebih dari 75% wanita yang berhubungan intim pernah terinfeksi HPV, puncaknya pada wanita ber-reproduksi diantara usia 18-22 tahun.

Lalu bagaimana virus HPV masuk kedalam tubuh dan bisa menyebabkan kanker leher rahim atau kanker serviks?
Cara kerja virus ini menempel di leher rahim lalu merusak sel, yang dirusak adalah kromosomnya.

FAKTOR RISIKO KANKER LEHER RAHIM

-       Mempunyai pasangan seksual banyak (lebih dari 6) bisa terkena
-       Merokok, ketika daya tahan tubuh menurun atau sedang tidak baik maka bisa terkena
-       Penurunan kekebalan tubuh (misalnya sakit tbc)
-    Riwayat penyakit kanker serviks pada ibu atau saudara perempuan, karena biasanya faktor daya tahan tubuhnya sama.
-   Berhubungan seks pertama kali dibawah usia 20 tahun, karena nanti ketika usia 30 tahun bisa terkena kanker.

Bahkan di rumah sakit Cipto (RSCM) banyak ditemukan pasien kanker rahim berusia muda yaitu berusia 23 tahun bahkan 13 tahun. Kok bisa usia 13 tahun terserang penyakit kanker rahim, banyak faktor yang bisa menyebabkan, misalkan ketika kecil ayahnya yang tangannya kotor terkena virus HPV lalu membersihkan anaknya maka itu bisa jadi menyebabkan anaknya kena, walaupun kasus ini jarang terjadi.

GEJALA KANKER SERVIKS

Kebanyakan infeksi HPV tidak menunjukkan gejala ataupun tanda yang khusus, tapi ada beberapa gejala khusus yang bisa dikenali:

-    Pendarahan yang tidak normal
   Misalkan pendarahan sesudah melakukan hubungan intim.
Pendarahan abnormal (diluar masa menstruasi) atau menstruasi lebih dari sekali dalam sebulan
Atau mengalami pendarahan sesudah menopouse.
-  Kelainan pada vagina (keluarnya cairan berwarna atau berbau menyengat). Ini adalah keputihan yang sudah abnormal, atau keputihan yang berulang dan tidak sembuh-sembuh.
Waspada ya ladies jika mengalami keputihan yang seperti ini segera kontrol ke dokter.
-   Gejala lain
Misalkan sakit atau nyeri pada perut bagian bawah, pinggul, atau nyeri pada kaki.





BAGAIMANA PENANGANAN KANKER SERVIKS

Kanker serviks atau kanker leher rahim bisa dicegah, di deteksi dan diobati, dengan cara apa dan bagaimana?
Salah satu deteksi dini pada kanker serviks adalah dengan melakukan pap smear khususnya pada wanita yang telah menikah atau yang telah melakukan hubungan seksual, minimal 2 tahun sekali. 

Dengan melakukan pap smear untuk mengecek mulut rahim, apakah normal atau tidak. Kini di Puskesmas juga melayani pemeriksaan melalui metode yang digunakan yaitu tes IVA dan tentu hasilnya tidak seakurat Pap smear ya.

Untuk pencegahannya bisa dilakukan melalui edukasi, atau dengan bantuan pemakaian pengaman (kondom) pada saat melakukan hubungan seksual, serta melakukan vaksinasi.

Bagaiman bila sudah terdeteksi terkena kanker serviks, jangan panik segera konsultasikan kepada dokter untuk melakukan pengobatan. Bila terdeteksi stadium awal bisa dilakukan operasi, kemoterapi, radioterapi atau pembedahan sesuai prosedur yang ada sesuai stadium penyakit kanker serviks yang anda alami. Perlakukan pasien dengan baik dengan memberikan apa yang mereka mau, intinya menyenangkan hati mereka (pasien).

Alhamdulillah teknologi kini sudah semakin maju dan canggih, penyakit kanker serviks bisa dideteksi dengan melakukan pra-kanker dengan melakukan skrining. Tes HPV dapat mendeteksi adanya infeksi HPV risiko tinggi yang menyebabkan kanker leher rahim, tes Pap dan tes IVA dapat mendeteksi kondisi epitel leher rahim yang berpotensi untuk berubah menjadi kanker. Bila ditemukan pada fase pra-kanker maka keberhasilan pengobatan kanker serviks ini bisa disembuhkan bahkan hingga 100 persen. Tetapi bila identifikasi terlambat hanya sekitar 2 diantara 10 wanita akan tetap bertahan hidup dalam waktu 5 tahun. Serem ya, makanya perlunya deteksi dini untuk mencegah penyakit kanker serviks.

Pap smear bisa dimulai sedini mungkin, di Singapura semua pria sudah di vaksin HPV, kalau di Indonesia untuk kaum wanitanya saja masih banyak yang belum sadar untuk melakukan pap smear. Jadi bagi yang sudah menikah atau sudah melakukan hubungan seksual wajib melakukan pap smear secara teratur.





BACTERIAL VAGINOSIS (BV)

Pada kesempatan ini juga dokter Haekal membahas abis tentang penyakit keputihan yang banyak dialami oleh wanita. Bacterial Vaginosis adalah bentuk infeksi vagina yang paling sering ditemukan. Vagina yang sehat ditandai dengan pH rendah (asam) dengan pH sekitar 3.8 – 4.5 penyebab umum keputihan pada wanita adalah Bacterial Vaginosis (BV). Dapat muncul dan kambuh secara spontan, bacterial vaginosis bukan penyakit menular seksual tetapi berkaitan dengan aktivitas seksual.

Penyebab kemunculan bacterial vaginosis akibat lactobacilli menghilang karena faktor lingkungan seperti pencucian vagina atau perubahan pH akibat hubungan seksual atau faktor lain misalkan penggunaan panty liner yang beraroma. lactobacilli diserang oleh tipe virus tertentu sehingga tidak bisa hidup di vagina sehingga terjadi kelebihan pertumbuhan bakteri anaerobik.


FAKTOR PENYEBAB TERKENA BACTERIAL VAGINOSIS

      1. Aktivitas seksual (perubahan sex partner)
      2. Alat IUD (spiral salah satu penyebabnya) 
3. Menstruasi (biasanya muncul setelah menstruasi)  
4. Penurunan level estrogen    
5. Perokok    
6. Stress
      7. Perut sakit (radang panggul)
      8. Keguguran / kelahiran premature (jarang terjadi).


GEJALA DARI BACTERIAL VAGINOSIS

      1. Keputihan
2. Berbau amis
      3. Encer (seperti susu)
      4. Gatal, panas dan iritasi.

Bagaimana pengobatannya, bacterial vaginosis bisa di obati dengan beberapa cara, salah satunya dengan pemberian antibiotik yaitu dengan probiotik dan prebiotik.

Untuk menghindari terjadinya keputihan, harus rajin menjaga kebersihan daerah intim ya ladies. Hindari penggunaan panty liner yang beraroma, bila daerah intim sudah terasa lembab harus cepat ganti pakaian dalam atau biasakan mengganti pakaian dalam 3 kali dalam sehari, dan gunakan pakaian dalam berbahan katun agar menyerap udara.

Bila terbiasa menggunakan tisu basah untuk membersihkan daerah intim kita, ada baiknya ladies gunakan tisu basah yang non alcohol dan tidak beraroma. Saya biasa menggunakan tisu basah bila sedang diluar rumah misalkan lagi berada di mall atau area publik lainnya yang terkadang ketersediaan airnya kurang atau kebersihannya tidak bisa menjamin, selain juga untuk kepraktisan semata.





MENOPOUSE

Pada talkshow ini juga dokter Haekal membahas tentang masa menopouse pada wanita. Apa sih menopouse itu, menopouse adalah periode dalam hidup wanita dimana ovarium berhenti bekerja (dalam menghasilkan sel telur dan hormone estrogen) dan siklus menstruasi berhenti.


GEJALA MENOPOUSE

      1.  Hot Flashes (bila berada diruangan ber-AC tetap merasa panas)
      2. Vagina kering
      3. Perubahan mood (jadi cepet marah)
4.  Mudah capek atau lelah 
 5.Tidak ada hasrat.

Semoga infonya bisa bermanfaat ya.

 
Wefie bersama dr. M. Haekal SpOG dan teman blogger


Jika ingin berkonsultasi, bisa hubungi Brawijaya hospital atau Brawijaya clinic terdekat:

Brawijaya Women & Children Hospital
Jl. Taman Brawijaya No. 1 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan, DKI Jakarta
Phone. (021) 7211337, 7210756

Brawijaya Clinic at Fx Sudirman
F5 #K8A - 8B
Jl. Jendral Sudirman
Phone : (021) 25554099 - (021) 25554154

Brawijaya Clinic at Oktroi Plaza
Jl. Kemang Utara Raya No.1
Jakarta Selatan 12730
Phone : (021) 71792074 - (021) 71792101

Brawijaya Clinic at UOB Plaza
Thamrin Nine ANZ Square Podium level B1
Jl. M.H Thamrin No.8-9, Jakarta Pusat
DKI Jakarta 10230
Phone : (021) 2926 1880


26 comments:

  1. ugh...mbacanya sambil nyeri-nyeri ngeri mbak. tapi biar bagaimanapun info seperti ini penting banget.

    tfs mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih mba sudah mampir, penting bgt mba mendeteksi sejak dini :)

      Delete
  2. Jadi ngeri ya mba.. Semoga perempuan2 tersayang di sekitar kita gak ada yang kena kanker serviks.. aamiin

    ReplyDelete
  3. Tulisan bagus, mbak Ria Buchari. Sangat bermanfaat, tapi kok foto sama dokter yang dipasang kok yang rame-rame? hihihih..

    ReplyDelete
    Replies
    1. ssttt mba windhuuu...how are youu :P

      Delete
  4. 2 orang bude saya meninggal karena ini. Terlambat deteksi :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. yg sabar ya bang Day aq ikut sedihhh..semoga budenya diberikan tmpt terbaik disisi Allah SWT ya bang :((

      Delete
  5. Sangat bermanfaat, mbak Ria... Makasih ya infonya.. Semoga kita sehat selalu, aamiin..

    ReplyDelete
    Replies
    1. aloww mb yanett..sm2 say..aamiin smoga sehat slalu yaa :))

      Delete
  6. Kanker ini termasuk silent killer di kalangan perempuan, pencegahannya salah satunya adalah setia pada satu pasangan. Semoga kita selalu sehat ya.

    ReplyDelete
  7. Ih ngeri ya...
    Tapi sayang di Cianjur selatan sepertinya blm sampai soal ini. Jangankan detail gini, ada korban kecelakaan saja, rujuk ke RSUD harus tiga jam kendaraan dulu.

    Makanya kalo sekedar pemeriksaan gini, warga malah malas karena repot dan mahal di ongkos...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Klo blm bs pap smear di rmh skt, bs dicoba ke puskesmas teh okti dgn tes IVA biayanya lebih murah bahkan infonya ada yg free..smoga kita senantiasa sehat slalu ya teh :)

      Delete
  8. Horeee ada fotoku dipajang juga hihihi. Sampai ketemu di acara lainnya, Mbak Ria :)

    ReplyDelete
  9. Replies
    1. Trimakasih jg mb tira sdh mampir :)

      Delete
  10. Sangat penting tindakan preventif
    salam sehat mbak Ria

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halooo mas agung senengnya dikunjungi blogger seleb hehe..slm sehat jg mas agung :)

      Delete
  11. terimakasih mbaa...
    jadi tmbah ilmu nih

    ReplyDelete
  12. terima kasih jeung ....jadi nambah nih ilmunya :)

    ReplyDelete
  13. Terima kasih Mba sudah mengingatkan, ini warning bagi saya untuk selalu menjaga kesehatan,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya sm2 saling mengingatkan ya demi kesehatan :)

      Delete

Mohon jangan berkomentar SPAM, terimakasih.