Friday, 17 November 2017

Mengenal Lebih Jauh Tentang Obat Generik Bersama Hexpharm Jaya


Mengenal Lebih Jauh Tentang Obat Generik Bersama Hexpharm Jaya


Didunia ini kalau boleh memilih pasti tidak ada yang mau sakit, sebab sakit itu gak enak!
Saya dulu termasuk yang sering banget keluar masuk rumah sakit, daya tahan tubuh saya cepat banget drop. Minum obat serasa sudah menjadi rutinitas yang harus saya jalani, rasanya bosan banget makan juga pasti gak enak. Sehat itu menjadi suatu nikmat yang tidak terhingga, karena dikala kita sehat kita bisa menjalani aktifitas kita dengan nyaman, dan tentu saja bisa makan bebas tapi harus tetap dijaga juga pola makannya hehe..


Saya pernah juga meragukan kualitas obat generik, mungkin karena adanya persepsi ditengah masyarakat kalau obat paten itu lebih bagus dari obat generik karena lebih ampuh, bisa bikin kita cepat sembuh. Terkadang kalau berobat ke dokter juga diberikan pilihan ingin yang paten atau generik, karena dahulu masih jarang juga dokter yang merekomendasikan obat generik.

Dulu saya juga termasuk yang males berobat ke puskesmas, pengennya langsung ke rumah sakit yang obatnya lebih paten. Tapi sejak kantor tempat saya bekerja memfasilitasi pengobatan dengan menggunakan Jamsostek hingga BPJS mau gak mau saya harus menjalani pengobatan melalui prosedur ke puskesmas dahulu, ketika puskesmas sudah tidak bisa menangani baru dirujuk ke rumah sakit.

Di puskesmas pengobatannya pasti menggunakan obat generik, semenjak itu saya mulai terbiasa mengkonsumsi obat generik, dan hasilnya bagus koq. Persepsi tentang obat generik gak bagus mulai terpatahkan hehe..





Senin (13/11/2017) saya bersama rekan blogger lainnya mendapat kesempatan visit plan ke pabrik obat generik yaitu PT. Hexpharm Jaya yang berlokasi di Cikarang. Setelah menempuh perjalanan kurang lebih dua jam saya beserta rekan blogger lainnya sampai di lokasi, dan disambut dengan sangat baik oleh Bapak Boni Anom selaku Produk Manager PT. Hexpharm Jaya.

Sebelum acara dimulai kita semua diberikan kesempatan untuk coffee break. Turut hadir sebagai narasumber Bapak Parlindungan Dolok Saribu selaku Site Head PT. Hexpharm Jaya, dan dr. Artati selaku Head Medical PT. Kalbe Farma dan Bapak Harry Nugroho dari Department Komunikasi PT. Hexpharm Jaya.




PT. Hexpharm Jaya berdiri sejak tahun 1971 yang mendirikan pabriknya di Cipanas, bergerak dalam bidang pengembangan, produksi, dan pemasaran obat. Pada tahun 2012 mendirikan pabriknya di Cikarang. PT. Hexpharm Jaya merupakan salah satu anak perusahaan PT Kalbe Farma, yang termasuk 3 besar perusahaan farmasi generik di Indonesia.

PT. Hexpharm Jaya menerapkan system yang handal yaitu Good Manufacturing Practice yang   terkini dengan standar PIC/S ,  Pharmaceutical Inspection Convention/Scheme. Sistem management mutu ISO 9001 : 2015, sistem manajemen yang  bertujuan untum memastikan perusahaan selalu menghasilkan produk – produk bermutu yang sesuai dengan spesifikasi yang telah di tetapkan. PT Hexpharm Jaya juga sudah eksport produknya ke Singapura, Kamboja, Myanmar dan Hongkong.

Apa sih obat generik?

Obat generik adalah obat yang telah habis masa patennya, sehingga dapat diproduksi masal oleh semua perusahaan farmasi tanpa perlu membayar royalti.

Obat generik ada dua jenis, yaitu obat generik bermerek dagang dan obat generik berlogo. Saat ini yang akan dibahas adalah obat generik berlogo. Mulai pada September 2017 PT. Hexpharm Jaya mulai mengganti warna kemasan menjadi warna biru, warna kemasan yang lama adalah putih. Untuk penggantian kemasan ini dilakukan secara bertahap.




Kenapa warna biru yang dipakai pada kemasan baru? Karena warna biru lebih fresh dan warna biru juga melambangkan warna yang ada pada logo Hexpharm Jaya.

Dr. artati menjelaskan banyak hal tentang obat generik. Selama ini masyarakat awam terkesan menomor duakan obat generik, mungkin karena harganya yang murah maka terkesan obat generik kurang ampuh khasiatnya. Pada kenyataannya obat generik mempunyai manfaat dan khasiat yang sama dengan obat paten.

Obat paten merupakan obat yang diproduksi dan melalui proses yang panjang, dengan berbagai riset. Setelah lulus uji klinis baru bisa keluar masa berlakunya selama 20 tahun. Setelah masa berlakunya lewat maka obat tersebut bisa diproduksi oleh berbagai perusahaan farmasi lainnya. Karena harus melakukan berbagai tahap untuk mendapatkan hak patennya maka obat paten harganya mahal. Salah satu perbedaan obat generik dari obat paten adalah disetiap obat generik terdapat cap generiknya.




Dr. Artati juga menjelaskan bagaimana proses kerja obat ketika masuk kedalam tubuh kita. setelah obat diminum obat masuk kedalam usus kita, lalu diserap dan masuk ke dalam darah. Pada saat obat masuk ke dalam darah, kadarnya perlahan naik dan mencapai puncaknya setelah 2 jam, istilahnya adalah konsentrasi maksimal. Selanjutnya sisanya dikeluarkan melalui ginjal dan fases.

Selain itu ada 3 faktor yang mempengaruhi khasiat dan dosis obat yaitu dari genetik, jenis kelamin, usia dan kehamilan. Obat diberikan sesuai dengan takaran dan kondisi masing-masing. Obat memerlukan waktu sekitar 2 jam untuk bereaksi didalam tubuh kita.




 Setelah rehat sebentar untuk makan siang dan sholat, acara dilanjutkan untuk visit ke pabrik. Dengan menggunakan pakaian khusus yang telah disediakan kita bersama-sama melihat berbagai aktifitas di area produksi.

PT. Hexpharm Jaya menggunakan mesin-mesin yang didesain sesuai teknologi terkini sesuai spesifikasi yang ditetapkan oleh Good Manufacturing practice. Pada mesin pengemasan diruang produksi mesinnya sangat sensitif dan canggih, bila dalam kemasan ada jumlah obat yang kurang atau ada cacat sedikit pada kemasan maka mesin otomatis akan menolaknya dan segera ke reject.




Pada ruang logistik juga menggunakan sistem terbaik. Sampai ke berat timbangan harus sama persis. Beda 0.001 gr saja tidak akan ter print labelnya. Untuk pemilihan vendor juga tidak sembarangan, karena sebelum lulus menjadi vendor di Hexpharm Jaya harus melewati uji quality control dahulu karena semua sudah terdata dengan baik.




PT. Hexpharm Jaya juga menjamin produk obat yang diproduksi tidak mencemari lingkungan, karena pada saat produksi alat-alat yang digunakan sangat steril sehingga tidak terkontaminasi pada obat yang akan diproduksi. 

Setelah mengetahui manfaat dan khasiat obat generik yang sama dengan obat paten, sudah saatnya kita tidak ragu lagi dengan obat generik. Kita juga harus JELI ketika memilih obat generik, antara lain:

J  : Jelas produsennya
E : Efektif khasiatnya
L : Lihat kemasannya
I : Ingat ! Belinya hanya di tempat yang resmi.

Bila ada obat yang bagus dan terjangkau harganya, kenapa harus ragu.


14 comments:

  1. Ternyata obat generik & obat paten khasiatnya sama. Tergantung sugesti juga kali ya. Sebelum minum obat jangan lupa berdo'a supaya lekas sembuh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya harus banyak berdoa mba biar cpt sembuh :)

      Delete
  2. Aku pikir dulu obat generik itu kadarnya dikurangi mKanya murah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. sekarang sudah terjawab kan mba hehe

      Delete
  3. Sebelum minum obat jangan lupa berdo'a supaya lekas sembuh. Follback ibu ria

    ReplyDelete
  4. Ibuku sukanya ke puskesmas malah mbak. Bisa jalan kaki krn deket haha. Rutin cek tensi jg :D
    Kalau dr puskesmas ya dibekalin obat generik :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah asikk bgt klo dkt mb April bs jln kaki, smoga ibu sehat terus ya mba 😊

      Delete
  5. Wah asik nih memproduksi tapi tidak mencemari lingkungan ya mbaa :)

    ReplyDelete
  6. Bener bangeeet kalau asuransi kesehatan kita bpjs otomatis obatnya generik. Alhamdulillah saya juga cocok dengan obat2an puskesmas yg notabene generik. ^_^

    ReplyDelete
  7. Alhamdulillah badan saya aturable sama obat generik hehe. Yakin dan percaya diri itu juga bagian dari proses sembuh kalau kita lagi sakit. Nggak ragu dulu pakai waktu hamil.

    ReplyDelete
  8. Asikkk bgtt mbak ria punya pengalaman ke pabrik obat, jalan2 sambil dapet ilmu baru ya

    ReplyDelete

Mohon jangan berkomentar SPAM, terimakasih.