Tuesday, 2 January 2018

Peran & Dukungan Bank BTN terhadap Program Sejuta Rumah


Peran & Dukungan Bank BTN terhadap Program Sejuta Rumah


Hunian yang nyaman dan aman tentunya menjadi impian setiap orang, tidak berlebihan ketika seseorang membangun rumah impiannya dengan berbagai fasilitas yang dibutuhkan, kalau bisa segalanya tersedia dirumah. 
Tapi buat sebagian orang Impian mempunyai rumah tinggal hanya angan semata, karena memiliki sebuah rumah apalagi di ibukota Jakarta sangat sulit, harga tanah dan bangunan tiap tahun semakin mahal. Buat masyarakat yang hanya memiliki penghasilan kecil, jangankan bermimpi punya rumah, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari yang terus merangkak naik saja terkadang sulit.




Beberapa waktu yang lalu saya menghadiri acara prospek properti 2018 dengan tema “Dukungan akses perbankan terhadap program sejuta rumah.” Yang dihadiri oleh para narasumber antara lain Bapak Maryono (Direktur Utama Bank BTN), Bapak Mardiasmo (Wakil Menteri Keuangan RI), Ibu Lina Winayanti (Direktur Jendral Pembiayaan Perumahan Kemenpupera), Bapak Ferry Salanto (Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia), dan Ibu Agustina Fitri (Perencana Keuangan Oneshildt Financial Planning), berlokasi di hotel JS Luwansa – Jakarta.

Bapak Maryono mengungkapkan, setidaknya ada empat tantangan dari sektor properti di tahun 2018. Tantangan di sektor  properti antara lain:
  1. Pertama, yaitu backlog atau kekurangan pasokan rumah hingga 13,38 juta unit karena tingginya kebutuhan rumah, namun tidak tercukupi pasokan.
  2. Kedua, tidak tersedianya lahan yang cukup untuk membangun properti.
  3. Ketiga, regulasi pertanahan yang belum terstandarisasi untuk di setiap daerah.
  4. keempat, sedikitnya masyarakat berpenghasilan rendah atau MBR yang masuk kategori bankable, sehingga sulit mengakses pembiayaan KPR.

Padahal menurut data BPS (2015)  kalangan MBR dengan penghasilan di bawah 3 juta rupiah  paling banyak membutuhkan tempat tinggal, backlog di MBR informal tercatat mencapai lebih dari 6 juta unit.

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menyatakan kesiapannya untuk mendukung skema baru perumahan, yakni Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT). 
Tentunya hal ini sejalan dukungan perseroan dalam Program Sejuta Rumah yang diinisiasi oleh pemerintah. BP2BT adalah bantuan pembiayaan kredit pemilikan rumah (KPR) khusus bagi kelompok masyarakat berpengasilan rendah (MBR). Mereka adalah golongan dengan penghasila di bawah Rp 3 juta per-bulan.

Caranya dengan menabung secara rutin selama 6 bulan dan menyiapkan uang muka sebesar 5% untuk membeli rumah. Skema bantuan pembiayaan KPR dengan syarat menabung rutin sebenarnya telah diterapkan Bank BTN lewat tersebut lewat produk KPR Mikro dan KPR Subsidi dengan bermitra dengan salah satu Perusahaan penyedia jasa ojek online bagi para ojek yang dikelolanya. 

Skema bantuan pembiayaan KPR dengan syarat menabung rutin semacam ini, imbuh Maryono, telah diterapkan BTN melalui produk KPR Mikro dan KPR Subsidi. BTN akan merangkul semua pihak, baik BUMN, instansi pemerintah, maupun swasta untuk mendorong percepatan pencapaian program sejuta rumah, ujar bapak Maryono.




Program Sejuta Rumah.“Tercatat di era pemerintahan bapak Joko Widodo selama 2015 hingga November 2017, pencapaian target BTN selalu di atas 100%, BTN telah berkontribusi  lebih dari 1,6 juta unit rumah baik berbentuk KPR ataupun kredit konstruksi perumahan dengan nilai lebih dari Rp 177,24 triliun.”

Program Sejuta Rumah bergulir sejak tahun 2015, waktu  itu target BTN adalah sebesar 431.000 unit namun berhasil ditembus  hingga 474.099 unit rumah  atau 110%. 
Sementara tahun 2016, BTN sukses merealisasikan 595.566 unit rumah lebih tinggi dari target  yang dipasang yakni sebesar 570.000 unit. 
Adapun sejak Januari- November 2017 Bank BTN telah merealisasikan KPR untuk 223.373 unit rumah dan kredit konstruksi untuk perumahan untuk 326.326 unit rumah dengan nilai keseluruhan sebesar Rp 60,94 triliun. Khusus untuk KPR Subsidi sebanyak 390.375 unit baik berbentuk KPR ataupun kredit konstruksi perumahan dengan nilai lebih dari Rp 29 triliun. 
Angka tersebut sudah mencapai lebih dari 82% target tahun 2017 yang dipatok 666.000 unit rumah.

Akses pembiayaan tidak hanya sekadar dengan bunga kredit atau uang muka yang murah. Bank BTN terus melakukan transformasi untuk mempermudah akses pembiayaan lewat inovasi digital. 
Akses perbankan secara digital diwujudkan dengan sejumlah aplikasi perbankan seperti BTN Digital Solutions dan juga portal aplikasi khusus KPR yaitu www.btnproperti.co.id


Bank BTN menggelar kompetisi Vlog

Pada kesempatan kali ini bank BTN memberikan kesempatan pada para anak muda generasi millenial untuk mengikuti kompetisi vlog. Pada kompetisi ini para generasi muda diminta turut andil dalam menentukan seperti apa sih rumah impiannya. 
Kompetisi Vlog bertajuk Rumah Impianku ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang pentingnya menabung untuk bisa meraih tujuan finansialnya.

Di era digital sekarang ini para generasi millenial sangat mudah menjangkau segala informasi lewat media internet, makanya buat kamu generasi millenial terutama yang masih bersekolah di tingkat SMA dan mahasiswa hayukk wujudkan karyamu dengan mengikuti kompetisi vlog ini. 
Ungkapkan semua angan dan cita-citamu mengenai hunian impian kamu, ungkapkan bagaimana hunian yang ingin kamu miliki, baik dari sisi lingkungannya, fasilitasnya serta akses lokasi dan sebagainya.

Hadiahnya lumayan banget loh, bank BTN menyediakan senilai 50 juta rupiah. Lomba bisa diikuti baik perorangan maupun kelompok, durasi vlog maksimal 10 menit.
Untuk info selengkapnya bisa dilihat di website Kompas https://event.kompas.id/

Buruan buat konsepnya, cepat ikutann jangan sampai telat, karena lomba vlog periode kompetisinya dari 19 Desember 2017 s/d 31 Januari 2018.




7 comments:

  1. Tentunya peran dan dukungan BTN sangat membantu. Betapa rumah adalah termasuk kebutuhan pokok.

    ReplyDelete
  2. Waah BTN ini memang ngebantu banget buat cicilan rumah yaaah.
    Anak milenials sekarang juga mulai mikirin untuk punya rumah sendiri,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba tari,,,yukk mulai nyicil :)

      Delete
  3. Wah keren ya, dengan ngadain kompetisi vlog gini, sesama anak muda jadi bisa saling mengingatkan akan pentingnya menabung.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Miss.
      Menabung dr usia dini biar kita bs menikmati hasilnya dihari tua

      Delete
  4. BERITA BAIK UNTUK SEMUA ORANG

    Nama saya Amisha dari bogor di Indonesia, saya adalah perancang busana dan saya ingin menggunakan media ini untuk memberi tahu setiap orang untuk berhati-hati dalam mendapatkan pinjaman di internet, begitu banyak kreditur pinjaman di sini adalah penipu dan mereka ada di sini. curang Anda dengan susah payah uang Anda, saya mengajukan pinjaman sekitar Rp500,000,000 wanita di Malaysia dan saya kehilangan sekitar 24 juta tanpa mengambil pinjaman, saya membayar hampir 24 juta masih saya tidak mendapatkan pinjaman dan bisnis saya adalah Tentang menabrak karena hutang.

    Sebagai pencarian saya untuk perusahaan pinjaman pribadi yang andal, saya melihat iklan online lainnya dan nama perusahaannya adalah FANCY LOAN COMPANY. Saya kehilangan jumlah 15 juta dengan mereka dan sampai hari ini, saya tidak pernah menerima pinjaman yang saya usulkan.

    Tuhan jadilah kemuliaan, teman-teman saya yang mengajukan pinjaman juga menerima pinjaman semacam itu, mengenalkan saya kepada perusahaan yang dapat dipercaya dimana Ibu Suzan bekerja sebagai manajer cabang, dan saya mengajukan pinjaman sebesar Rp700.000.000 dan mereka meminta surat kepercayaan saya, Dan setelah mereka selesai memverifikasi detail saya, pinjaman tersebut disetujui untuk saya dan saya pikir itu adalah sebuah lelucon, dan mungkin inilah salah satu tindakan curang yang membuat saya kehilangan uang, tapi saya tercengang. Ketika saya mendapat pinjaman saya dalam waktu kurang dari 6 jam dengan suku bunga rendah tanpa agunan.

    Saya sangat senang karena ALLAH menggunakan teman saya yang menghubungi mereka dan mengenalkan saya kepada mereka dan karena saya diselamatkan dari membuat bisnis saya melonjak ke udara dan dilikuidasi dan sekarang bisnis saya terbang tinggi dalam bahasa Indonesia dan tidak ada yang akan mengatakannya Dia tidak tahu tentang Anniesa Hasibuan perusahaan mode saya

    Jadi saya saran setiap orang yang tinggal di Indonesia dan negara lain yang membutuhkan pinjaman untuk satu tujuan atau yang lain untuk silahkan kontak
    Ibu Suzan email: (Suzaninvestment@gmail.com)

    Anda juga dapat menghubungi saya di email saya: (Amisha1213@gmail.com), dan maria yang baru saja mendapat pinjaman dari suzan di: (maaria9925@gmail.com) dan Karina yang memperkenalkan dan bercerita tentang Ibu Suzan, dia juga mendapat pinjaman baru dari Ibu Suzan, Anda juga dapat menghubungi dia melalui email-nya:( Lukman.karina@yahoo.com).

    ReplyDelete

Mohon jangan berkomentar SPAM, terimakasih.