Wednesday, 7 June 2017

Goesar Tourist Souvenir Hadir Untuk Mendukung Pariwisata di Indonesia


Goesar Tourist Souvenir Hadir Untuk Mendukung Pariwisata di Indonesia


Oleh-oleh merupakan suatu bawaan wajib bagi sebagian orang Indonesia ketika bepergian. Rasanya kurang afdol ketika jalan-jalan ke suatu tempat kita pulang tanpa bawa buah tangan, entah berupa makanan khas suatu daerah atau negara ataupun cinderamata. Nah kalau bahas tentang cinderamata khas daerah yang ada di suatu daerah yang ada di negara kita pasti banyak yah, tetapi kalau cinderamatanya bentuknya  kurang simple dan memakan tempat tentu saja kurang praktis. Nah souvenir rasanya lebih pas kalau menjadi oleh-oleh khas suatu tempat, selain bisa jadi kenangan tentu saja kita bisa bercerita tentang keunikan suatu tujuan wisata melalui souvenir yang merupakan ikon tempat wisata tersebut.


foto:dokpri

Minggu (28/05/2017) saya mendapatkan undangan launching Goesar Souvenir 2017 dengan tema “Beautiful Culture of Indonesia”, yang bertempat di Rarampa restourant di jalan Mahakam – Jakarta Selatan. Pada acara launching ini dihadiri oleh Bapak Christman Desanto Goesar (Komisaris PT. Goesar Trading Persada), Ibu Lina Patricia (Direktur Utama PT. Goesar Trading Persada), Bapak Martin Noveardi (Web Developer), dan Bapak Hendy Agustian (National Sales Manager).




Goesar souvenir ini didirikan oleh para anak muda yang mempunyai dedikasi tinggi untuk mendukung pemerintah untuk mencanangkan kebangkitan pariwisata indonesia. Dengan desain yang menarik dan unik Goesar souvenir ingin memberikan kenang-kenangan dari Indonesia untuk dunia. Selama ini kan kita belum punya souvenir yang bisa membanggakan karena biasanya desainnya kurang menarik dan monoton dan juga materialnya belum terlalu baik, untuk itulah Goesar tourist souvenir hadir yang terinspirasi oleh ragam kebudayaan yang ada di Indonesia.


Bapak Christman Desanto Goesar, Komisaris PT. Goesar Trading Persada (foto:dokpri)


Bapak Christman menjelaskan tentang misi dan visi Goesar tourist souvenir, yaitu terwujudnya souvenir untuk pariwisata alam dan budaya yang berkualitas, berkelanjutan dan mempunyai daya saing berdasarkan tiga misi perwujudan.

Tiga Misi tersebut yaitu :
  1. Terwujudnya souvenir untuk pariwisata yang mendukung program pemgembangan daerah tujuan wisata di Indonesia.
  2. Terwujudnya profesionalisme dalam produksi souvenir yang berkualitas tinggi.
  3. Terwujudnya penguasaan pasar souvenir di sembilan daerah tujuan wisata.


Program Goesar tourist souvenir ingin mendukung pemerintah menjadikan 2017 sebagai tahunnya pariwisata, karena souvenir merupakan bagian utama yang mendukung tumbuhnya pariwisata di Indonesia.


Ibu Lina Patricia, Direktur Utama PT. Goesar Trading Persada (foto:dokpri)


Ibu Lina menjelaskan bahwa ia terinspirasi membuat souvenir sejak awal tahun 2017. Team research dari Goesar souvenir sudah ke beberapa daerah dan membandingkan dengan luar negeri, sebenarnya negara kita lebih menarik dengan wisata yang bagus tetapi ketika kita pulang apa yang bisa kita bawa sebagai cinderamata, maka dengan itu Goesar Trading Persada berinisiatif untuk mendukung dan mensupport pemerintah melalui souvenir.

Setelah ibu Lina Patricia selesai memberikan presentasi produk Goesar, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, dan ditutup dengan acara berbuka puasa bersama.


Goesar Tourist Souvenir

Daerah yang ingin dikembangkan dengan menampilkan ikon pariwisatanya antara lain ada Sumatera Utara, Belitung, Jakarta, Wakatobi, Labuan Bajo, Menado, Toraja, Mandalika, Raja Ampat, Kepulauan Seribu dan Borobudur. Tetapi, ikon wisata yang digunakan dalam souvenir baru ada dua propinsi yaitu Sumatera Utara dan  Belitung. 11 propinsi lainnya sedang dikembangkan sehingga nanti komplit menjadi 33 propinsi. Saat ini sudah ada 25 jenis souvenir yang diproduksi, antara lain dalam bentuk gantungan kunci, magnet kulkas, pembuka botol, kaca hias hingga kain dengan desain yang beraneka ragam.


Souvenir Sumatera Utara (foto:dokpri)


Souvenir Sumatera Utara (foto:dokpri)

Ide dalam merancang desain souvenir ini dikerjakan oleh para anak muda yang kreatif sehingga desainnya bisa mengikuti trend kekinian tanpa meninggalkan keunikan pada tiap tujuan wisata, sehingga produk yang dihasilkan mampu memberikan nuansa yang berbeda dari souvenir yang lainnya, yang selama ini biasanya dikelola dan dibuat oleh para industri rumahan dengan desain yang kurang berkembang dan terkesan monoton.

Jenis produk Goesar ada dua macam, yaitu produk sendiri dan produk dari hasil mitra dengan UKM yang sudah ada yang tentunya dengan standar yang lebih baik dan kualitas yang lebih baik juga. Dengan desain yang menarik souvenir bisa sebagai koleksi pribadi mau pun sebagai hadiah.


beberapa souvenir Belitung (foto:dokpri)


beberapa souvenir Sumatera Utara (foto;dokpri)

Ketika melihat souvenir dari Goesar ini saya teringat ketika membeli cinderamata yang sama ketika berwisata ke negara tetangga yaitu Singapura, dengan ketebalan yang sama dan ternyata memang Goesar souvenir ini sudah berstandar eropa alias internasional, karena target pangsa pasar utamanya turis asing. Saya beneran bangga loch!


Salah satu souvenir yang saya dapat ketika menang live tweet, cantik ya (foto:dokpri)


Goesar souvenir ini juga sudah memenuhi standar dalam pemilihan souvenir, antara lain:
  • Produknya menarik karena melambangkan suatu ikon daerah yang dituju.
  • Unik dengan desain dan material yang bagus, lebih tebal dengan kualitas yang baik, serta colour full.
  • Packagingnya menarik dengan ada tambahan info tentang suatu daerah sehingga kita bisa menjelajah lebih luas dengan adanya brief info Thing to do dan Where to go. Informasinya tentu saja sangat membantu kita sebagai pengunjung atau turis di lokasi wisata.
  • Produk souvenir tidak berat sehingga praktis dan mudah dibawa, sehingga peminat biasanya bisa membeli dalam jumlah relatif lebih banyak sebagai oleh-oleh.
  • Harganya relatif, dengan produk yang menarik biasanya peminat souvenir tidak mempermasalahkan harga tapi lebih melihat pada kualitasnya.


Range harga souvenir berkisar antara dari Rp. 30.000.- hingga Rp. 1.500.000,- 
Kenapa harganya lumayan tinggi hingga mencapai Rp. 1.500.000,-? Ini hanya untuk produk tertentu misalnya songket atau batik.


Bagaimana pemasarannya?

Bapak Hendy sebagai Sales Manager Goesar souvenir mengungkapkan bahwa Goesar sudah melalukan kerjasama dengan beberapa marketing distribution, antara lain:

  • TMII dan sudah ada 15 outlet souvenir di TMII yang sudah di datangi, jadi kita bisa mencarinya di anjungan daerah yang terdapat di TMII.
  • Angkasa Pura 2 (Toko Bandara) terutama di gallery souvenir bandara, ke depannya akan ada di 13 bandara yang ada di Indonesia.
  • Sudah tersedia di beberapa toko souvenir di daerah wisata, misalnya di Sumatera Utara dan Belitung.
  • Sudah tersedia di online shopping yaitu di website Goesar souvenir.
  • Tersedia di toko produk pariwisata.
  • Hotel gallery, salah satunya hotel Harris. Untuk liburan tahunan Goesar souvenir mencoba menjajaki beberapa hotel di Sumatera Utara khususnya daerah danau toba, ada juga di beberapa hotel antara lain hotel Niagara dan hotel Parapat.
  • Modern channel.


foto: dokpri

Selain itu Goesar Souvenir juga membuka peluang kemitraan untuk yang ingin menjadi distributor, supplier atau konsinyasi untuk produk souvenir. Peminat tinggal mengunjungi website Goesar Tourist Souvenir atau menghubungi di nomor Telp di 021-22844171 dengan meninggalkan alamat dan nomor yang bisa dihubungi, nanti pihak Goesar yang akan menghubungi lebih lanjut.

Dengan adanya Goesar Tourist Souvenir ini semoga daerah pariwisata kita lebih mendunia lagi, semoga ikon souvenir ini bisa menjadi media promosi yang menarik untuk menarik wisata asing lebih banyak berkunjung ke negara kita, agar bisa menambah pemasukan devisa negara. 
Yuk kita dukung kemajuan pariwisata.


Sosial media Goesar Tourist Souvenir:


8 comments:

  1. Salut ya sama para pendiri Goesar. Btw suvenirnya juga lucu2 ternyata...

    ReplyDelete
  2. Soevenirnya unik ya, mirip dgn souvenir luar deh kyknya. Tebal jadi lebih berkualitas. Warnanya jg eye catching...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya desainnya kekinian mba Hida :)

      Delete
  3. Yg Kaya gini bikin Kita bangga. Kalo jalan Jalan lupa beli oleh oleh tinggal beli aja ke sini. Baru tahu Ada souvenir standar international

    ReplyDelete

Mohon jangan berkomentar SPAM, terimakasih.