Monday, 4 July 2016

TRANSJAKARTA, TRANSPORTASI ANDALAN MASYARAKAT JAKARTA #BERANI BERUBAH


TRANSJAKARTA, TRANSPORTASI ANDALAN MASYARAKAT JAKARTA #BERANI BERUBAH


Yang tinggal di Jakarta pasti sudah mengenal busway, bus Transjakarta yang bisa mengantarkan kita ke semua area Jakarta hanya dengan sekali bayar, dengan catatan tidak keluar dari koridor halte. Praktis bukan hanya dengan tarif Rp. 3.500,- kita bisa pergi ke berbagai tujuan di kota Jakarta, tentunya dengan mengikuti rute yang telah ada dan mungkin dengan beberapa kali transit untuk menuju tujuan, bila tujuan kita jauh dari area tempat asal kita naik busway.


Kehadiran bus Transjakarta sangat membantu para pengguna jasa transportasi umum, selain murah dengan naik busway kita bisa cepat sampai tempat tujuan, karena bus Transjakarta ini mempunyai jalur tersendiri sehingga bisa mempercepat lajur transportasinya.

Buat saya pribadi, bus Transjakarta adalah alternative angkutan umum praktis yang menjadi andalan transportasi saya selain ojek online, bila saya ingin pergi ke area yang lumayan jauh dari tempat tinggal saya, kalau untuk area yang tidak terlalu jauh saya lebih sering naek angkot. Selain murah dengan naik bus Transjakarta saya merasa lebih nyaman dan aman dibandingkan saya naik transportasi lain semacam Kopaja atau Metromini yang selalu bikin was was dan kurang nyaman, selain pengendaranya sering ugal-ugalan juga lebih sering banyak copetnya dan panas lagi, dan sering kali armadanya sudah gak layak jalan.



Sabtu (25/06/2016) saya bersama rekan komunitas TDB (Tau Dari Blogger) berkesempatan ikut diacara gathering sinergi pertama dengan Transjakarta, meeting point di area halte Transjakarta Monas. Acara bukber di adakan di area PRJ (Pekan Raya Jakarta) di stand Transjakarta di area Hall C.



Pada kesempatan kali ini dari pihak management Transjakarta di wakili oleh Bapak Prasetia Budi selaku Kepala Humas dan Komunikasi dari PT. Transjakarta, dan Bapak David Tjahjana selaku Dewan Transportasi Jakarta. Setelah acara buka puasa bersama selesai, bapak Budi dan bapak David bersama rekan blogger lainnya mengadakan bincang santai yang menarik, mengulas berbagai hal tentang bus Transjakarta.

Rekan blogger banyak memberikan masukan untuk kemajuan bersama, serta sharing tentang plus minus bus Transjakarta, salah satunya tentang pelayanan dari para pekerja bus Transjakarta yang terkadang kurang ramah dalam memberikan informasi dan pelayanan dan terkadang lamanya armada bus Transjakarta pada setiap halte, pak budi mengatakan memang saat ini Transjakarta sedang berbenah untuk menjadi lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat pengguna Transjakarta, dan ini dibuktikan dengan tagar Transjakarta #BeraniBerubah.


Menurut saya pribadi, kini pelayanan bus Transjakarta sudah lebih baik, dengan adanya pemberian jaringan wifi di beberapa halte, dan juga banyaknya armada baru yang sangat nyaman dengan interior tempat duduk yang bersih dan fasilitas Ac (Air Conditioner) yang fresh dan sejuk. Cuma ada satu kekurangan yang sering saya alami yaitu terkadang lamanya menunggu armada yang datang, terkadang saya menunggu hampir satu jam sampai kepala saya kliyengan. Ini sering saya alami ketika menunggu armada jurusan harmoni lebak bulus, baik dari halte sentral harmoni maupun dari halte lainnya. Dan juga menunggu armada arah ke Monas dari halte Pasar Festival Kuningan, lamanya pake banget.

Saran saya sih, mohon diperbanyak armadanya di wilayah-wilayah tertentu, selama ini sepertinya armada yang banyak itu yang ke arah tujuan Harmoni Blok M yah. Yang menarik bus Transjakarta “Pinky” yang khusus untuk wanita, baru dua ya armadanya, dan saya belum sempat mencoba naik bus tersebut.







11 comments:

  1. Iya semoga Armada pingky diperbanyak ya Mbak Ria. Karena mobilitas pria dan wanita sekarang hampir sama jumlahnya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya semoga ya mba evi biar kita para ladies bisa menggunakannya ya :)

      Delete
  2. Naik Transjakarta emang membantu bgt jg u aku, cuma pas di haltenya itu.. klo dah rush hour, antrinya ga kuat. Hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya memang mba ristin, semoga kedepannya armadanya lebih banyak lg ya sehingga bisa memenuhi kebutuhan para penggunanya :)

      Delete
  3. aku sesekali aja sih pake transjakarta.. kalo kebetulan hrs on duty di kntor cabang gajahmada ato mangga dua, baru deh aku naik trans.. selama ini udh mulai nyaman sih busnya.. tp aku suka pusing pas di haltenya itu mbak.. mungkin krn sempit, trs ruameee yg antri, ditambah kipas angin ga membantu, jd berkunang2 kadang. mana garis antrian kdg ga jls dan org2nya suka saling dorong dan sikut itu kalo mau naik -__-. tapi susah juga sih ya kalo haltenya digedein, spacenya memang udh ga ada ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. nah itu semoga bs segera terselesaikan mslhnya oleh pihak yg berwenang, mknya sy naik tj hnya sebagai alternative disaat jam ga sibuk, klo jam sibuk sy lbh milik naik ojek online lbh cpt n gak ngantri :)

      Delete
  4. Harapan saya untuk transjakarta semoga armada untuk perempuan diperbanyak lagi ya

    ReplyDelete
  5. Sebagai pengguna busway hampir setiap hari, menurut saya semakin lama layanan Transjakarta semakin baik. Walau masih banyak yang perlu diperbaiki, tapi sekarang ini sudah kemajuan lho.

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga semakin hari semakin lbh baik lg ya mba dyah, utk kepentingan masyarakat byk :)

      Delete

Mohon jangan berkomentar SPAM, terimakasih.