Monday, 16 May 2011

tRip LiOn City

by ria @buchari on 15-05-11

Menurut sejarah tentang negara Singapore yang pernah saya baca, Singapore awalnya bernama 'Singa Pura' ('Lion City') ketika seorang pangeran dari Sumatera melihat seekor binatang buas yang menyerupai singa ketika pertama kali ia menginjakkan kakinya di pulau tersebut pada abad ke-14.

Total luas area Singapore adalah sekitar 707.1 meter persegi, yang terdiri dari satu pulau utama dan beberapa kepulauan kecil yang berada di bagian tenggara dan selatan pulau tersebut.
Walaupun mungkin luasnya ga lebih besar dari kota Jakarta tapi masalah kenyamanan dan keamanan yang saya rasakan selama + 3hari 1malam dinegara tersebut cukup membuat saya merasakan perbedaan yang cukup terasa dengan tempat tinggal saya di Jakarta.
Di Singapore jauh dari kata bising, warganya taat peraturan, tidak ada sampah berserakan, kendaraan yang lalu lalang pun tidak menimbulkan asap knalpot, dan satu lagi di Singapore pejalan kaki sangat dihormati, tidak seperti di Jakarta yang kalau kita menyebrang jalan atau berjalan kaki selalu merasa tidak nyaman karena banyaknya kendaraan terutama sepeda motor yang suka memakai bahu jalan untuk dilewati sehingga membuat pejalan kaki sangat-sangat tidak nyaman.
Walaupun saya belum coba naik bus disana, tapi dari lalu lalang kendaraan yang saya lihat sangat nyaman semua penumpang duduk dengan tertib tidak ada yang berdiri apalagi sampai bergelayutan di pintu, yang saya pernah coba naiki yaitu MRT, kalau di Jakarta mungkin seperti Busway, tapi jauh lebih nyaman MRT, para penumpangnya pun sangat tertib tidak ada istilah saling 'serobot' seperti di Jakarta.
Walaupun peminatnya sangat banyak bila diwaktu hari kerja, tapi tata tertib tetap terjaga jadi tidak ada kata sesak atau berhimpitan, dan lajunya juga lebih cepat karena MRT lebih menyerupai kereta hanya dengan hitungan detik kita sudah sampai ditujuan, tentunya dengan desain stasiunnya yang lebih modern walaupun berada dibawah tanah tapi sirkulasi udara bagus dan sinyal telekomunikasi juga bagus.

Singapore adalah sebuah negara dengan berbagai etnis penduduk, diantaranya 76% China, 13.7% Melayu, 8.4% India, dan 1.8% etnis lain. Singapore memiliki empat bahasa resmi, yakni bahasa Melayu (bahasa nasional), bahasa Inggris (bahasa pemerintahan), bahasa Cina dan Tamil.

Singapore dikenal sebagai surga makanan dengan berbagai jenis makanan mulai dari Makanan Cina, Makanan Barat, hingga makanan lokal. Jenis makanan khusus Singapura yang terkenal antara lain Chilli Crab, Hainanese Chicken Rice dan Laksa (mie yang dimasak dengan daging ayam, udang dan telur).
Sayang belum sempat mencicipi hainanese chicken rice yang kata bos saya,di Singapore itu 'paling enak sedunia'..tapi saya dan teman-teman saya dikarenakan lidah melayu yang suka rasa pedas, cukup kesulitan mencari sekedar 'saos cabe'..disetiap resto yang kami singgahi, mungkin karena kebanyakan kita mengunjunginya resto jepang, jadi agak kesulitan mencari si 'saos cabe' itu..dan juga mineral water disana lumayan mahal bila dibanding Jakarta, terkadang jadi bahan ledekan teman-teman, mereka bilang kalau saja kita tau disini sulit mencari saos cabai dan air mineral mahal, kemaren kita bawa bekal ya sekalian jualan disini hehe..just kidding :D

Singapore juga merupakan surga bagi orang-orang yang gemar berbelanja di pertokoan terkenal di dunia yakni di Orchard Road, serta mall-mall tertentu seperti pusat perdagangan computer Funan Centre dan Sim Lim Square. Beberapa pusat belanja utama di Singapura antara lain Centrepoint, Far East Plaza, Ngee Ann City, The Paragon, Parkway Parade, pertokoan Tanglin dan lain-lain.
Ketiga super mall baru di Orchard Road yang akan memberikan lebih banyak kesenangan adalah Orchard Central, Somerset Central, dan ION Orchard. Nama-nama merek terkenal di dunia yang kini tengah memperkokoh kehadirannya di Singapura, antara lain Gucci, Prada, Giorgio Armani, Christian Dior, Louis Vuitton, Dolce & Gabbana, Chanel and Cartier.
Saking asyiknya cari pesanan kk saya dan menemani teman saya belanja di sepanjang Orchard Road, jadi lupa deh sama pesanan teman-teman, dan lupa waktu untuk check out dari hotel jadinya yang ada panik.com deh hehe...

Singapore menjadi suatu tempat yang digemari oleh para pelancong mancanegara baik dari Negara-negara Timur maupun Barat karena Singapura merupakan sebuah negeri yang menarik dan aman. Diluncurkan secara resmi pada tanggal 15 April 2008, flyer Singapore merupakan roda observasi terbesar di dunia yang menawarkan daya pesona, pemandangan indah Marina Bay sands (Teluk Marina) dan kota pulau.
Untuk memasuki gedung marina bay sands sampai ke atapnya untuk bisa melihat pemandangan keseluruhan negara Singapore diketinggian hingga mencapai lantai 50, hanya dengan hitungan detik kita menaiki lift bisa sampai ke lantai teratasnya, dengan biaya yang cukup mahal sekitar S $ 20.00 bila dirupiahkan sekitar Rp. 140.000,-/orang.
Dibagian swimming poolnya kita bisa berenang diketinggian lt. 50 dengan pemandangan hamparan kota Singapore dengan gedung-gedung tingginya, cantik sekali view-nya.
Pulau Sentosa adalah tujuan wisata terkenal lainnya yang memiliki pantai dan pemandangan yang menarik. selain itu saya juga mengunjungi universal studio, ya kalau di Jakarta mungkin seperti dufan - Ancol, tapi disini lebih mendunia khusus untuk kawasan asia, lebih banyak pertunjukan mewakili beberapa negara besar dan tokoh-tokoh film kartun.
Saya juga sempat mengunjungi Esplanade concert hall, atap gedungnya menyerupai seperti duri buah durian, didalam hall-nya ada banner artis kita diva indonesia yang akan konser disana sekitar bulan Juni, yaitu 'Ruth Sahanaya', hebat juga ya artis kita bisa konser di gedung besar di negara orang, yang harga tiketnya bisa  mencapai jutaan rupiah.
Sayang saya tidak sempat mengunjungi 'patung singa' yang merupakan simbol negara Singapore, dikarenakan keterbatasan waktu dan tenaga, yang sudah terlalu lelah mengunjungi tempat-tempat lain.
Dan juga ga sempat menjelajah kawasan 'empire' untuk mencari souvenir or oleh2 dikawasan mustafa centre, hanya bisa menjelajah kawasan bugis junction sekitar beberapa jam diakhir perjalanan menghabiskan malam terakhir, rupanya kawasan bugis junction mal-nya biasa dijadikan ajang pertemuan antar teman para muda mudinya warga singapore diakhir jam kerja.

No comments:

Post a Comment

Mohon jangan berkomentar SPAM, terimakasih.